Peternak kambing sering menghadapi kesulitan mencari pakan segar, terutama saat musim kemarau melanda. Namun, cara fermentasi rumput buat pakan kambing hadir sebagai solusi efektif. Bahkan, cara buat pakan kambing fermentasi kering menjadi pilihan praktis untuk penyimpanan jangka panjang.
Manfaat Fermentasi Rumput untuk Pakan Kambing
Sebelum mempelajari cara fermentasi rumput buat pakan kambing, mari kita pahami manfaatnya terlebih dahulu.
- Fermentasi meningkatkan kandungan protein dan mengurangi serat kasar
- Kambing lebih mudah mencerna pakan terfermentasi karena struktur lebih lunak
- Pakan fermentasi bertahan hingga 1-2 tahun dengan kualitas tetap baik
- Teknik ini mempercepat pertumbuhan dan proses penggemukan kambing
- Pakan fermentasi meningkatkan sistem imun ternak secara alami
- Proses fermentasi mengurangi bau kotoran kambing sehingga kandang lebih nyaman
Cara Membuat Pakan Fermentasi Rumput dengan EM4
Metode pertama menggunakan probiotik EM4 yang mudah dapatkan di toko pertanian.
Bahan dan Alat
- 250-300 kg rumput segar atau jerami
- 20-30 kg dedak atau bekatul
- 5-10 tutup botol EM4 Peternakan
- 3 liter molase atau tetes tebu
- 70 liter air
- 1 kg garam
Langkah-Langkah Pembuatan
- Pertama-tama, cacah rumput menjadi potongan 3-5 cm menggunakan mesin pencacah.
- Kemudian, larutkan EM4, molase, garam, dan air dalam satu wadah besar.
- Taburkan rumput di atas terpal dengan ketebalan 15-20 cm
- Selanjutnya, taburi dedak secara merata di permukaan rumput
- Siram larutan EM4 sambil Anda aduk hingga kadar air mencapai 30%
- Kemudian, masukkan campuran ke dalam tong plastik dan padatkan dengan kuat
- Terakhir, tutup rapat wadah dan diamkan selama 3-5 hari
Cara Fermentasi Rumput dengan Metode Silase
Metode silase populer di kalangan peternak karena pakan bertahan hingga 2 tahun.
Bahan dan Alat
- 1000 kg rumput gajah atau tebon jagung (Anda perlu melayukannya terlebih dahulu)
- Bakteri starter fermentasi
- Gula merah secukupnya
Proses Pembuatan Silase
- Pertama, potong rumput menjadi 5-10 cm menggunakan mesin chopper
- Lalu, larutkan bakteri starter dengan air dan gula merah
- Setelah itu, diamkan larutan selama 2 hari hingga beraroma nira
- Taburkan hijauan di atas terpal secara merata
- Kemudian, semprotkan larutan bakteri sambil Anda aduk hingga kadar air 30%
- Masukkan campuran ke dalam silo, lalu padatkan hingga tidak ada rongga udara
- Akhirnya, tutup rapat silo dan simpan selama 14 hari
Silase berkualitas menghasilkan aroma tape, menampilkan warna hijau kecokelatan, dan tidak menumbuhkan jamur.
Cara Fermentasi Rumput dengan Bahan Campuran
Metode ketiga mengombinasikan berbagai bahan untuk meningkatkan nilai gizi secara optimal.
Bahan dan Alat
- 250-300 kg rumput atau jerami
- 20 kg dedak atau ampas tela
- 50-60 kg ampas tahu atau kulit ketela
- 70 liter air
- 3 liter molase
- Probiotik secukupnya
Langkah Pembuatan Pakan Campuran
- Pertama-tama, cacah semua bahan hijauan hingga berukuran seragam
- Selanjutnya, campurkan probiotik dan molase dengan air, lalu aduk hingga rata
- Letakkan semua bahan di atas terpal
- Kemudian, siram dengan larutan probiotik sambil Anda aduk hingga merata
- Masukkan campuran ke wadah tertutup sedikit demi sedikit sambil Anda padatkan
- Setelah itu, tutup rapat agar udara tidak masuk ke dalam wadah
- Terakhir, diamkan selama 2 minggu penuh
Tips Penting dalam Fermentasi Rumput
Untuk hasil maksimal, perhatikan tips berikut dengan seksama. Dengan demikian, proses fermentasi akan berjalan sempurna:
- Pastikan rumput tidak terlalu basah atau terlalu kering
- Cuci wadah dan alat untuk mencegah jamur atau bakteri jahat mengkontaminasi pakan
- Lakukan pemadatan agar rongga udara tidak menyebabkan pembusukan
- Mulai dari porsi kecil agar kambing beradaptasi dengan rasa dan tekstur baru
- Campurkan pakan fermentasi dengan hijauan segar untuk nutrisi seimbang
- Letakkan pakan fermentasi di tempat sejuk dan kering
- Pastikan Anda menutup wadah rapat setelah menggunakannya
Kesimpulan
Menguasai cara fermentasi rumput buat pakan kambing memberikan banyak keuntungan bagi Anda sebagai peternak. Ketiga metode yang telah kami jelaskan menggunakan EM4, silase, atau campuran bahan semuanya meningkatkan kualitas pakan dan menghemat biaya operasional secara efektif.
Selain itu, dengan menerapkan teknik fermentasi yang tepat, Investasi waktu dalam membuat pakan fermentasi akan memberikan hasil berupa peningkatan produktivitas kambing yang lebih baik.
