Menentukan ukuran tombol CTA perlu memperhatikan tampilan halaman, jenis perangkat, dan kenyamanan pengunjung. Tombol yang terlalu kecil dapat membuat pengguna kesulitan saat mengkliknya. Sebaliknya, tombol yang terlalu besar dapat mengganggu keseimbangan desain dan membuat halaman terlihat kurang rapi.
CTA atau call to action memiliki peran penting dalam mengarahkan pengunjung melakukan tindakan tertentu. Tindakan tersebut dapat berupa menghubungi bisnis, mengisi formulir, membeli produk, atau mendaftar layanan. Karena itu, desain tombol perlu mempertimbangkan fungsi dan posisi secara bersamaan agar pengunjung memahami langkah berikutnya.
Sesuaikan Ukuran dengan Fungsi
Setiap tombol CTA memiliki tujuan berbeda. Tombol untuk mengirim formulir dapat menggunakan ukuran yang cukup besar agar mudah ditemukan. Sementara itu, tombol pendukung dapat menggunakan ukuran lebih kecil agar tidak mengambil perhatian utama.
Pastikan ukuran tombol tetap proporsional dengan elemen lain. Jangan membuat tombol jauh lebih besar daripada judul atau konten utama tanpa alasan yang jelas. Keseimbangan visual membantu halaman terlihat lebih profesional dan nyaman untuk dijelajahi.
Perhatikan Pengguna Mobile
Pengunjung sering membuka landing page melalui smartphone. Karena itu, buat tombol yang mudah disentuh menggunakan jari. Ukuran yang memadai membantu pengguna menghindari kesalahan ketika memilih CTA pada layar kecil.
Berikan jarak yang cukup antara tombol dan elemen lain. Jarak tersebut membantu pengguna menekan tombol yang benar. Selain itu, pastikan tombol tidak terlalu dekat dengan bagian tepi layar agar pengguna tetap nyaman saat mengakses halaman.
Gunakan Teks yang Singkat
Ukuran tombol juga berkaitan dengan panjang teks. Gunakan kalimat singkat yang langsung menjelaskan tindakan. Contohnya seperti “Mulai Sekarang”, “Hubungi Kami”, “Pesan Sekarang”, atau “Daftar Gratis”.
Hindari teks terlalu panjang karena dapat membuat tombol terlihat penuh. Pilih kata yang sesuai dengan tujuan halaman. Teks yang jelas membantu pengunjung memahami tindakan tanpa harus menebak maksud tombol.
Buat Tombol Mudah Ditemukan
Ukuran yang tepat akan lebih efektif jika posisi tombol mudah ditemukan. Tempatkan CTA dekat dengan informasi yang mendorong pengunjung mengambil tindakan. Misalnya, letakkan tombol pendaftaran setelah penjelasan manfaat layanan.
Anda juga dapat menampilkan CTA pada beberapa bagian halaman jika kontennya cukup panjang. Namun, hindari penggunaan berlebihan agar pengunjung tidak merasa terganggu. Prioritaskan bagian yang memiliki peluang tinggi untuk mendorong tindakan.
Gunakan Kontras yang Jelas
Selain ukuran, perhatikan perbedaan tombol dengan latar belakang. Warna yang memiliki kontras cukup membantu pengunjung mengenali CTA dengan cepat. Pastikan teks tetap mudah dibaca ketika pengunjung melihat tombol pada berbagai perangkat.
Jangan hanya mengandalkan warna untuk menarik perhatian. Gunakan bentuk, ukuran, ruang kosong, dan posisi secara bersamaan. Kombinasi tersebut membantu tombol terlihat jelas tanpa mengganggu desain keseluruhan.
Perhatikan Konsistensi Desain
Gunakan gaya tombol yang konsisten pada seluruh landing page. Jika tombol utama memiliki bentuk tertentu, pertahankan gaya tersebut pada bagian lain yang memiliki fungsi serupa. Konsistensi membantu pengunjung mengenali CTA dengan lebih mudah.
Sesuaikan ukuran tombol dengan desain website secara keseluruhan. Perhatikan jenis huruf, sudut tombol, jarak teks, dan ruang di sekitarnya. Keselarasan tersebut membuat halaman terlihat lebih teratur dan profesional.
Lakukan Pengujian
Jangan menentukan ukuran tombol hanya berdasarkan perkiraan. Uji tampilannya pada desktop, tablet, dan smartphone. Periksa apakah pengguna dapat menemukan serta mengklik tombol tanpa kesulitan.
Anda juga dapat membandingkan beberapa variasi ukuran melalui pengujian sederhana. Perhatikan respons pengunjung dan tingkat interaksi pada setiap versi. Hasil tersebut dapat membantu Anda memilih ukuran yang paling sesuai dengan kebutuhan landing page.
Kesimpulan
Ukuran tombol CTA perlu menyesuaikan fungsi, perangkat, teks, posisi, dan desain landing page. Tombol yang proporsional membantu pengunjung menemukan tindakan utama tanpa mengganggu tampilan halaman.
Selain itu, lakukan pengujian pada berbagai perangkat agar tombol tetap nyaman digunakan. Jika Anda ingin membuat landing page dengan struktur dan CTA yang sesuai kebutuhan bisnis, jasa pembuatan landing page dapat menjadi pilihan yang tepat.

Putri Aulia Rahman merupakan Taruni kelas XII TJKT 3 di SMK Negeri 1 Mundu dengan jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT). Ia memiliki kemampuan mengedit video dan foto, menggunakan Microsoft Excel, serta merakit kabel jaringan seperti UTP, fiber optic (FO), dan coaxial serta memiliki prestasi dalam mengikuti lomba Marching Band
