Cara Membuat Nata De Coco Sendiri Praktis untuk Pemula
Cara Membuat Nata De Coco Sendiri Praktis untuk Pemula
2Min to read0 View
Proses pembuatan nata de coco di rumah memanfaatkan fermentasi air kelapa dengan bantuan bakteri Acetobacter xylinum. Bakteri ini mengolah gula alami dalam air kelapa lalu membentuk serat selulosa yang kenyal dan transparan.
Dengan menerapkan cara membuat nata de coco sendiri, kamu dapat mengontrol fermentasi menggunakan bahan serta peralatan sederhana. Jika kamu mengikuti langkah yang tepat, nata de coco rumahan akan menghasilkan tekstur yang baik dan aman untuk dikonsumsi.
Cara Membuat Nata De Coco Sendiri
Bahan-bahan
Air kelapa: 1 liter, sebaiknya gunakan air kelapa tua agar hasil nata lebih optimal.
Gula pasir: 100 gram sebagai sumber karbon bagi bakteri.
Asam cuka atau asam asetat glasial: 2 sendok makan untuk menurunkan pH air kelapa.
Starter Acetobacter xylinum: 100 ml, tersedia di toko bahan pangan atau marketplace.
ZA (amonium sulfat): 10 gram sebagai sumber nitrogen untuk nutrisi bakteri, bersifat opsional namun membantu menghasilkan nata yang lebih tebal.
Alat- Alat
Panci berbahan stainless steel untuk merebus larutan air kelapa.
Wadah plastik transparan sebagai tempat proses fermentasi nata de coco.
Kertas koran atau kertas payung untuk menutup wadah fermentasi.
Karet gelang atau tali rafia untuk mengikat penutup agar tetap rapat.
Langkah-langkah Pembuatan Nata De Coco
Penyaringan: Saring air kelapa menggunakan kain bersih hingga kotoran benar-benar terpisah.
Perebusan: Rebus air kelapa, lalu masukkan gula pasir dan ZA. Aduk hingga larut dan masak sampai mendidih.
Pengasaman: Matikan api setelah larutan mendidih, kemudian tambahkan asam cuka dan aduk hingga rata.
Pendinginan: Tuang larutan ke dalam wadah plastik transparan sampai hampir penuh.
Inokulasi (pemberian bakteri): Tunggu larutan mencapai suhu ruang, lalu tambahkan starter bakteri Acetobacter xylinum.
Fermentasi: Tutup wadah dengan kertas koran atau kertas payung dan ikat rapat menggunakan karet atau tali agar kotoran tidak masuk namun udara tetap tersedia.
Inkubasi: Simpan wadah di tempat datar dan teduh tanpa terkena sinar matahari langsung, lalu biarkan selama 8–10 hari tanpa digoyang.
Pemanenan: Setelah sekitar 10 hari, angkat lapisan nata yang terbentuk, buang lapisan tipis di bagian atas, lalu cuci dan potong sesuai ukuran.
Penyucian (menghilangkan rasa asam): Rebus potongan nata hingga mendidih, kemudian rendam dalam air bersih selama 2–3 hari sambil mengganti air rendaman setiap hari sampai bau asam hilang.
Nata de coco yang telah melalui proses perebusan dan perendaman siap untuk dikonsumsi. Kamu bisa mengolahnya dengan tambahan sirup atau gula cair, atau mencampurkannya ke dalam berbagai sajian segar seperti es buah, es campur, dan minuman dingin lainnya agar rasanya lebih nikmat dan menyegarkan.
Tips Anti Gagal
Kebersihan: Pastikan kamu membersihkan dan mensterilkan wadah, peralatan, serta tangan sebelum memulai proses. Kontaminasi bakteri atau jamur dapat mengganggu fermentasi dan membuat nata de coco tidak terbentuk dengan sempurna.
Starter: Gunakan starter Acetobacter xylinum yang masih aktif dan berkualitas baik. Starter yang sehat akan mempercepat fermentasi dan membantu menghasilkan nata de coco yang tebal.
Air kelapa: Pilih air kelapa tua yang kaya nutrisi. Kandungan alami dalam air kelapa tua mendukung pertumbuhan bakteri sehingga kamu bisa mendapatkan nata de coco yang lebih kenyal dan padat.
Penutup
Tertarik mencoba membuatnya sendiri di rumah? Jangan ragu untuk mulai sekarang juga. Dengan mengikuti cara membuat nata de coco sendiri, kamu bisa menghasilkan nata de coco yang kenyal, higienis, dan aman dikonsumsi tanpa perlu alat mahal. Selain untuk kebutuhan pribadi, cara ini juga cocok bagi kamu yang ingin mencoba peluang usaha rumahan berbahan dasar air kelapa. Yuk, praktikkan langkah-langkahnya dan rasakan sendiri hasilnya!